Skip to main content

Jenis Bezel pada Jam Tangan

Sebagai alat bantu dalam aktivitas, jam tangan pun mempunyai fitur-fitur yang menyokong fungsinya sebagai alat bantu. Salah satu komponen jam tangan yang banyak variasinya adalah bagian bezel, yang biasanya dicantumkan angka-angka tertentu untuk berbagai keperluan. Banyak fungsi yang terpakai sebenarnya dapat kita hitung dengan jam tangan biasa, tetapi dengan memakai bezel-bezel khusus ini setidaknya mengurangi beban pikiran dan lebih memudahkan. Namun bagaimanakah cara membaca bezel-bezel tersebut? Mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Diver

Merupakan varian bezel pada tool watch yang paling populer. Berfungsi untuk menghitung waktu yang sudah dihabiskan di dalam air. Dirancang hanya dapat diputar ke satu arah agar penyelam tidak sampai terlalu lama di bawah air. Biasanya 15-20 menit pertama ditandai per menit bahkan diwarnai berbeda dan menit setelahnya ditandai per lima menit untuk membantu menghitung waktu yang diperlukan untuk muncul ke permukaan. Cara menggunakannya adalah atur posisi nol pada menit saat masuk air.

Countdown

Untuk menghitung waktu yang tersisa. Atur posisi nol pada bezel ke menit saat waktu anda habis.

Tachymeter

Bezel jenis ini bertujuan untuk mengukur kecepatan suatu objek, biasanya kendaraan dalam satuan mil/jam atau km/jam. Jam dengan jenis ini memerlukan fungsi chronograph. Caranya adalah dengan menyalakan chronograph saat kendaraan berada di titik start, kemudian dihentikan setelah mencapai jarak 1 kilometer atau mil.

GMT

Meski secara keilmuan istilah GMT (Greenwich Mean Time) sudah tidak dipakai lagi, namun sebutan GMT tetap dipakai pada jam tangan yang dapat menunjukkan waktu pada 2-3 zona waktu sekaligus dalam satu dial. Jam tangan dengan fitur GMT diawali dari permintaan maskapai penerbangan Pan Am kepada Rolex agar membuat jam khusus untuk pilot-pilotnya yang sering kali menempuh perjalanan transatlantik yang kemudian memunculkan model GMT Master. Pada beberapa jam, setengah bagian bezel diwarnai berbeda sebagai pembeda antara siang dan malam. Pada jam tangan GMT, terdapat satu jarum yang baru mengelilingi satu lingkaran dalam waktu 24 jam dan bezelnya juga menunjukkan waktu 24 jam. Gunakan jarum jam utama untuk menunjukkan waktu lokal dan bezel diputar menyesuaikan jam pada zona waktu yang dituju sehingga apa yang ditunjuk pada jarum GMT sesuai waktu pada zona waktu yang ingin kita ketahui. Varian lain dari bezel GMT ini adalah World Time Bezel yang langsung menunjukkan nama-nama kota pada zona waktu tertentu.

Medical

Meski saat ini mungkin jarang ditemukan pada para petugas medis, namun sesungguhnya jam dengan bezel ini varian yang paling sering ditemukan adalah yang mempunyai ukuran pulsometer, yaitu untuk menghitung detak jantung per menit. Caranya adalah dengan menjalankan chronograph saat mulai menghitung denyut, kemudian baru menghentikan chronograph setelah jumlah denyut yang tercantum pada bezel (biasanya 30 denyut), setelah itu dicocokkan dengan ukuran pada bezel. Terkadang selain pulsometer terdapat pula asthmometer untuk menghitung jumlah napas per menit, dengan cara pemakaian yang kurang lebih sama.

Telemeter

Jika sebelumnya tachymeter untuk menghitung kecepatan, telemeter digunakan untuk menghitung jarak. Jarak yang dimaksudkan adalah jarak dari suatu tempat kejadian dihitung dari perbedaan waktu antara yang kita lihat dengan yang kita dengar, semisal sambaran petir atau ledakan, sehingga kita bisa memperkirakan apakah jarak kita aman dari tempat kejadian. Saat kita melihat suatu kejadian semisal api dari ledakan chronograph kita nyalakan, kemudian saat suara ledakan terdengar kemudian baru fungsi chronograph dimatikan, kemudian hasilnya dicocokkan pada bezel.

Compass

Pada dasarnya, kita dapat menggunakan jam tangan untuk menunjukkan mata angin. Bezel kompas akan mempermudah anda membuat patokan arah mata angin. Tetap diingat untuk mengecek ulang arah mata angin satu jam sekali dan arah mata angin yang didapatkan adalah estimasi sehingga bila akurasi sangat dibutuhkan perlu adanya metode lain yang mendukung

Pilot/Slide Rule

Dari semua tipe bezel, dapat dikatakan bezel ini merupakan yang pemakaiannya paling rumit. Namun bukan tanpa alasan, karena bezel ini ditujukan untuk membantu pilot melakukan perhitungan yang diperlukan dalam pekerjaannya. Sebelum kalkulator elektronik ada, slide rule digunakan untuk melakukan perhitungan baik perkalian dan pembagian, termasuk untuk mengkonversi satuan seperti US gallon ke liter, pound ke kilogram, dan lain-lain.

Bezel menjadi bagian tak terpisahkan dari tool watch dalam menjalankan fungsinya. Baik di daratan, laut, maupun udara, jam tangan yang baik akan selalu dapat diandalkan. Dengan mengetahui bagaimana cara membaca beragam jenis bezel yang tertera pada jam tangan tentu akan memudahkan kita kapan pun dibutuhkan.

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Jam Tangan

Jam tangan merupakan suatu perkembangan dari jam saku yang sudah ada terlebih dahulu. Konsep jam tangan sendiri sudah ada sejak abad ke-16 berupa "jam lengan" pemberian Robert Dudley kepada Ratu Elizabeth I dari Inggris. Namun, kebanyakan menganggap bahwa pencipta jam tangan pertama ialah Abraham-Louis Breguet untuk Caroline Murat, saudari Napoleon dan ratu Napoli. Pada awalnya jam tangan dikenakan oleh para wanita saja seperti gelang, namun kemudian mulai bermunculan jam tangan untuk pria menggantikan jam saku mengingat kepraktisannya untuk aktivitas misal pada tentara dan pilot. Jam tangan yang sebelumnya merupakan jam saku dengan gelang atau strap kulit perlahan-lahan juga berubah. Semenjak Perang Dunia I, dengan perlunya jam tangan di medan perang untuk mengkoordinasikan taktik dan strategi, serta banyak pria yang terjun menjadi tentara, popularitas jam tangan di kalangan pria pun semakin naik. Mulai tahun 1923, John Harwood menciptakan jam tangan dengan automatic wind...

Fungsi Bezel pada Diver's Watch

Sebuah jam dikatakan sebagai jam penyelam bila memiliki fitur – tentunya – water resistant mencapai minimum 200 meter atau 20 ATM, crown memiliki sistem pengaman seperti screw-down crown, konstruksi yang cenderung bulky, serta – yang paling menonjol – adalah keberadaan bezel yang dapat diputar baik dua arah maupun satu arah. Walau demikian, jam penyelam modern saat ini umumnya hanya dapat diputar satu arah dengan mekanisme klik, untuk mempersulit bezel tanpa sengaja terputar dan mengacaukan perhitungan waktu penyelaman. Keberadaan bezel eksternal pada jam penyelam pertama kali di mulai pada 1953-1954 ketika Rolex dan Blancpain menyematkannya pada jam penyelam mereka. Bentuknya tentu sangat sederhana, dan selain masih mudah macet lantaran pasir dan kotoran mudah masuk ke sela-sela bezel, juga sangat mudah bergerak atau pindah posisi secara tidak disengaja. Membuat perhitungan dan keandalannya terbilang rendah bagi para penyelam. Inovasi demi inovasi dilakukan. Dari mulai menambahan f...

Watch Winder

Seorang kolektor tentu tidak hanya memiliki satu benda koleksi, atau setidaknya, tidak berencana berhenti hanya pada satu benda koleksi ke depannya. Jam tangan mekanikal terutama jam tangan otomatis sebagai suatu jenis barang yang rutin dikoleksi oleh banyak orang pun demikian. Namun, berbeda dengan jam tangan quartz yang menggunakan baterai dan lazim ditemukan, jam tangan otomatis dapat berhenti berfungsi jika didiamkan untuk beberapa lama tanpa dikenakan sama sekali. Jam tangan itu memang tidak rusak dan setelah diisi dayanya dengan dipakai atau diguncangkan jam tangan tersebut dapat berfungsi kembali dan jam tersebut dapat diatur ulang jarumnya. Meski begitu, untuk mereka yang sering gonta-ganti jam tangan untuk berbagai keperluan hal tersebut dirasa tidak praktis. Untuk mengatasi masalah tersebut, para pengkoleksi jam tangan otomatis menggunakan watch winder. Secara garis besar, watch winder merupakan sebuah alat yang mampu mengisi daya jam tangan otomatis tanpa perlu kita pakai s...