Skip to main content

Fungsi Bezel pada Diver's Watch

Sebuah jam dikatakan sebagai jam penyelam bila memiliki fitur – tentunya – water resistant mencapai minimum 200 meter atau 20 ATM, crown memiliki sistem pengaman seperti screw-down crown, konstruksi yang cenderung bulky, serta – yang paling menonjol – adalah keberadaan bezel yang dapat diputar baik dua arah maupun satu arah. Walau demikian, jam penyelam modern saat ini umumnya hanya dapat diputar satu arah dengan mekanisme klik, untuk mempersulit bezel tanpa sengaja terputar dan mengacaukan perhitungan waktu penyelaman.

Keberadaan bezel eksternal pada jam penyelam pertama kali di mulai pada 1953-1954 ketika Rolex dan Blancpain menyematkannya pada jam penyelam mereka. Bentuknya tentu sangat sederhana, dan selain masih mudah macet lantaran pasir dan kotoran mudah masuk ke sela-sela bezel, juga sangat mudah bergerak atau pindah posisi secara tidak disengaja. Membuat perhitungan dan keandalannya terbilang rendah bagi para penyelam.

Inovasi demi inovasi dilakukan. Dari mulai menambahan fitur mekanik untuk mengunci putaran bezel – seperti pada Omega Ploprof, IWC Ocean 2000 – sistem tekan putar, Oris Prodiver – sistem angkat putar, sampai yang paling ekstrem adalah memindahkan bezel dari bagian luar jam ke dalam jam atau lazim dikenal sebagai internal bezel.

Pada sistem internal bezel yang diperkenalkan oleh Aquastar, dibutuhkan crown tambahan di sisi case untuk memutar bezel. Sistem serupa kemudian bisa ditemukan di berbagai jam tangan seperti Orient King Diver, JLC Super Compressor, Maurice Lacroix S Pontos, dan sebagainya. Namun hal ini bukan tanpa kendala, karena penyelam yang mengenakan sarung tangan bakalan sulit memutar crown. Walau demikian memang sulit disangkal, dengan penempatan bezel di dalam jam tangan, penampilan jam penyelam tipe ini menjadi lebih elegan dan mewah.

Cara penggunaan bezel ternyata sangat simpel: sebelum penyelam melakukan penyelaman, posisi pukul 12 pada bezel diputar ke salah satu penunjuk menit atau minute marker yang mengindikasikan sisa waktu yang dimiliki oleh penyelam terhadap oksigen yang terdapat pada tabung penyelam. Biasanya antara 30 sampai 50 menit, tergantung kedalaman penyelaman dan kondisi fisik si penyelam. Itu sebabnya pada banyak jam penyelam, petunjuk 15-20 menit pada bezel memiliki warna atau format yang berbeda sebagai penanda titik kembali (point of return).

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Jam Tangan

Jam tangan merupakan suatu perkembangan dari jam saku yang sudah ada terlebih dahulu. Konsep jam tangan sendiri sudah ada sejak abad ke-16 berupa "jam lengan" pemberian Robert Dudley kepada Ratu Elizabeth I dari Inggris. Namun, kebanyakan menganggap bahwa pencipta jam tangan pertama ialah Abraham-Louis Breguet untuk Caroline Murat, saudari Napoleon dan ratu Napoli. Pada awalnya jam tangan dikenakan oleh para wanita saja seperti gelang, namun kemudian mulai bermunculan jam tangan untuk pria menggantikan jam saku mengingat kepraktisannya untuk aktivitas misal pada tentara dan pilot. Jam tangan yang sebelumnya merupakan jam saku dengan gelang atau strap kulit perlahan-lahan juga berubah. Semenjak Perang Dunia I, dengan perlunya jam tangan di medan perang untuk mengkoordinasikan taktik dan strategi, serta banyak pria yang terjun menjadi tentara, popularitas jam tangan di kalangan pria pun semakin naik. Mulai tahun 1923, John Harwood menciptakan jam tangan dengan automatic wind...

Watch Winder

Seorang kolektor tentu tidak hanya memiliki satu benda koleksi, atau setidaknya, tidak berencana berhenti hanya pada satu benda koleksi ke depannya. Jam tangan mekanikal terutama jam tangan otomatis sebagai suatu jenis barang yang rutin dikoleksi oleh banyak orang pun demikian. Namun, berbeda dengan jam tangan quartz yang menggunakan baterai dan lazim ditemukan, jam tangan otomatis dapat berhenti berfungsi jika didiamkan untuk beberapa lama tanpa dikenakan sama sekali. Jam tangan itu memang tidak rusak dan setelah diisi dayanya dengan dipakai atau diguncangkan jam tangan tersebut dapat berfungsi kembali dan jam tersebut dapat diatur ulang jarumnya. Meski begitu, untuk mereka yang sering gonta-ganti jam tangan untuk berbagai keperluan hal tersebut dirasa tidak praktis. Untuk mengatasi masalah tersebut, para pengkoleksi jam tangan otomatis menggunakan watch winder. Secara garis besar, watch winder merupakan sebuah alat yang mampu mengisi daya jam tangan otomatis tanpa perlu kita pakai s...